(Catatan Kecil saat Pelaksanaan NGOBRAS)
Selama hampir sepekan ini media seluruh dunia dipenuhi dengan blow up berita tragedi “kapal Mavi Marmara”. Kapal “Mavi Marmara” yang mengangkut ± 300 relawan (termasuk 12 WNI) serta ± 100.000 ton bantuan dari berbagai Negara yang sejatinya dipersembahkan untuk warga Gaza nyatanya justru dihadang para tentara Israel. Berdasarkan data kispa. org (31/Mei) pasukan Israel telah membunuh sedikitnya 20 relawan dan melukai 50 orang lainnya. Tiga relawan WNI terluka dan 1 orang dinyatakan meninggal.
Sebagai sebuah bentuk kecil kepedulianlah, pada Kamis (3/Juni) lalu HIMAFARMA Avicenna mengadakan kajian umum yang dalam program kerja Departemen Kerohaniannya dinamai NGOBRAS (Ngobrol Santai Ala Islam) terkait tragedi Gaza tersebut. Puluhan mahasiwa FMIPA UNLAM kala itu (baca: mahasiswa yang hadir dapat dikatakan sedikit, tetapi cukup banyak untuk sebuah nilai kepedulian) nampak serius mendengarkan ujaran Bapak Erwin Fauzana, S.Farm., Apt selaku pemateri.
Bertajuk tragedi kemanusian Gaza dan Kekejian Israel, sore itu sang pemateri memaparkan A-Z Palestina dan Israel. Dalam ujaran beliau setidaknya terdapat satu point penting yang dapat disimpulkan, bahwasanya persoalan Palestina dan Israel (termasuk tragedi kapal “Mavi Marmara”) bukanlah hanya dalam tataran kemanusian, tetapi keberagamaan. Persoalan kemanusiaan hanyalah bagian kecil dari persoalan antara Palestina dan Israel.
Ya…tentunya kita sepakat bahwasanya persoalan Palestina dan Israel merupakan masalah kita bersama, masalah seluruh bangsa-bangsa di dunia termasuk bangsa Indonesia. Sekali lagi tak sekedar persoalan bangsa Arab, tetapi juga seluruh bangsa di dunia. Sebagai bentuk kepedulian nyata pula, diakhir agenda acara tersebut dilakukan pelelangan buku “Melawan dengan Cinta” serta “Menggenggam Bara Islam” karangan Abay Abu Hamzah, seorang aktivis pergerakan Islam yang cukup lama malang melintang dalam dunia dakwah serta concern untuk dakwah khususnya ‘tuk para remaja Kalimantan Selatan. Donasi hasil pelelangan sendiri berikut sejumlah donasi yang diperoleh dari program kerja One Man One Thousand Kerohanian HIMAFARMA AVICENNA selanjutnya disumbangkan melalui Mer-C Peduli.
//Reported by Nurul Mardiati//